twitter
rss

Sebenarnya saya takut untuk menulis artikel ini, coz jurusan yang saya ambil adalah desain grafis. tapi gak masalah guys namanya juga kita belajar bersama-sama, tapi yang saya tulis ini berdasarkan sumber yang saya dapat di sebuah situs katakanlah www.klik-kanan.com. tujuan saya mempubliskan lagi di blog ini agar teman yang belum mengetahui tentang registry dapat mempelajari dengan seksama, karena registry ini sangat perlu kita ketahui. sebagaimana mestinya registry ini sangat membantu untuk mempermudah mengetahui apabila komputer kita kena virus ataupun mengetahui file windows ada yang rusak....atau memodifikasi

Ok guys kita langsung aja ke topik nya : Registry merupakan database yang digunakan untuk menyimpan semua setting dan informasi hardware, software dan berbagai preferences untuk Windows 32 bit, termasuk Window 95, 98, NT, Millenium dan 2000. Salah satu contohnya adalah misalnya seseorang mengganti assosiasi file atau menginstall program, maka perubahan setting tersebut akan dituliskan pada registry. Contoh lainnya adalah mendisable Display Properties, menyembunyikan berbagai menu pada Menu Start.

Selain sebagai tempat untuk menyimpan informasi sistem operasi Windows sendiri, registry juga digunakan sebagai tempat untuk menyimpan berbagai informasi setting dan konfigurasi pada aplikasi atau program. Misalnya WinZip menggunakan registry untuk menyimpan informasi toolbar, aplikasi untuk membuka file (viewer), user name, serial number, dan lain-lain.

Registry diletakkan pada dua buah hidden file yaitu user.dat dan system.dat yang terletak pada directory Windows untuk Win 95/98/Me dan pada directory Windows/System32/Config untuk Windows NT. Selain menggunakan registry (system.dat dan user.dat), Windows juga menyimpan informasi setting tertentu pada file msdos.sys, system.ini dan win.ini.

Registry terdiri dari beberapa bagian yang disebut key atau kunci. Terdapat enam macam key utama pada registry, yaitu :

  1. HKEY_CLASSES_ROOT,
    Berisi semua tipe file beserta assosiasinya yang masing-masing tipe file tersebut akan mempunyai subkey sendiri-sendiri.
  2. HKEY_CURRENT_USER
    Berisi informasi tentang user yang sedang log in pada saat itu. Terdiri dari subkey, antara lain :
    1. AppEvents, berisi setting untuk sound events.
    2. Control Panel, berisi setting control panel.
    3. InstallLocationMRU, berisi path/lokasi master Windows (waktu pertama kali menginstall Windows).
    4. Network, berisi informasi yang berhubungan dengan Network atau jaringan.
    5. Software, berisi tentang setting atau konfigurasi software untuk pemakai yang logon pada saat itu.
    6. RemoteAccess, berisi informasi tentang Dial up Networking.
  3. HKEY_LOCAL_MACHINE
    Berisi informasi tentang hardware dan setting software yang berlaku untuk semua user. Terdiri dari subkey, antara lain :
    a. Enum, berisi informasi tentang hardware, misalnya tentang monitor.
    b. Hardware, berisi informasi tentang port serial.
    c. Network, berisi informasi yang berhubungan dengan network untuk pemakai yang sedang aktif atau logon.
    d. Software, berisi informasi dan setting software.
  4. HKEY_USERS
    Berisi informasi tentang desktop dan user setting untuk tiap user yang berhak login ke komputer tersebut. Tiap user mempunyai sebuah subkey. Jika hanya terdapat satu user maka nama subkey tersebut adalah ".default"
  5. HKEY_CURRENT_CONFIG
    Berisi informasi tentang konfigurasi hardware, berhubungan dengan HKEY_LOCAL_MACHINE.
  6. HKEY_DYN_DATA
    Berisi informasi tentang plug and play.

0 komentar:

Posting Komentar